Ariel menulis untuk Hu Ge
December 19th, 2007 by ariellinichen[b]Ariel Menulis Buat Hu Ge dalam bukunya “Blessed Survivor”[/b]
Sebenarnya, sangat sulit bagiku untuk interaksi secara cepat dan langsung dengan Hu Ge di seberang lautan. Sesekali saling bertanya kabar terakhir masing-masing melalui SMS atau telepon, tetapi tetap tidak dapat menemukan suara yang berbeda dari biasanya dengan kata-kata dan kalimat bercanda yang dipenuhi dengan konotasi menertawakan diri sendiri. Satu hal yang meninggalkan pengaruh sangat dalam padaku adalah kekuatan yang menggugah hati yang kurasakan di balik setiap ekspresi godaaan.
Tidak lama setelah kecelakaan itu, pada saat aku mendengar ia berencana untuk menerbitkan satu buku, aku dipenuhi rasa optimis. Karangannya cenderung mempunyai pengaruh yang mendalam pada hati, yang sering membuatku ingin menangis tanpa disadari sewaktu melihat layar komputer; tersentuh dengan sikap positifnya dan mendesah atas kebaikan hatinya.
Bagaimanapun, setelah beberapa waktu, ia menjadi sedikit ragu-ragu. Bertanya padanya kenapa dan ia menjawab terus terang: “Aku tidak mempunyai masalah dengan menulis hal-hal untuk menunjukkan perasaanku dengan dasar yang biasa. Namun, begitu aku sadar bahwa aku menulis untuk media atau banyak orang untuk melihat, pikiranku dalam menulis menjadi berbeda. Perasaan juga terasa tidak tepat. Terdapat juga beberapa hal yang akan kuhindari tanpa disadari dan tidak menyinggungnya. Jika demikian halnya, lebih baik tidak menerbitkannya…..”
Aku tidak berkata banyak, karena aku berempati dengan perasaannya seolah-olah aku mengalaminya sendiri.
Namun, setelah beberapa hari, semakin aku pikirkan, semakin aku merasakan bahwa hal ini sangat disayangkan. Ia adalah orang yang banyak berpikir, dan kejadian ini memberinya pengaruh yang sangat besar; jika ia bisa membaginya dengan semua orang, aku yakin ini akan sangat bermanfaat bagi para pembaca yang masih menyukainya.
Aku menyatakan ideku padanya, dan juga tidak tahu bagaimana hasil dari keputusannya sesudah itu…sangat gembira, sungguh sangat gembira! Akhirnya menerima kabar undangannya, memintaku untuk menulis prakata di buku ini…
Dalam waktu kurang dari setengah tahun, kami berdua kehilangan teman baik. Dukacita akan hilang dengan perlahan, namun kenangan tidak akan pernah jauh. Terima kasih kepada dua malaikat yangtelah menggunakan nyawanya untuk mengajarkan kami suatu pelajaran yang sangat berharga. Aku sudah benar-benar menyadari bahwa apa yang dipendam di dalam hati bukanlah cinta. Hanya dengan memberi, dan membiarkan pihak lainnya menerima, dianggap sebagai “cinta” sejati. Orang-orang penting yang mana yang sedang menunggumu sekarang di dalam hidupmu? Lebih baik jangan membiarkan mereka menunggu terlalu lama….
NB: Jing Ge Ge, suatu hari, aku juga ingin menyamaimu - membawa anggota keluargaku yang tercinta untuk tur West Lake! (Disana terlalu ramai terakhir kali, jadi tidak bisa pergi….)
[SIZE=1][i]cr. english translation by Winks at AIFC[/i][/SIZE]
[IMG]http://img159.imageshack.us/img159/8633/book1lzu3.jpg[/IMG][IMG]http://img159.imageshack.us/img159/7417/book2llx6.jpg[/IMG]